Kementerian PUPR Meningkatkan Kemantapan Jalur Pantura untuk Memperlancar Konektivitas

beritabernas.com – Jalur Pantura (Pantai Utara) Pulau Jawa merupakan urat nadi transportasi dan logistik di Pulau Jawa. Karena itu, Kementerian PUPR terus meningkatkan kemantapan jalan nasional Pantura tersebut guna memperlancar konektivitas.

Menurut Dirjen Bina Marga PUPR Hedy Rahadian, pada tahun 2023, alokasi anggaran preservasi untuk meningkatkan kemantapan Jalan Pantura di Banten mencapai Rp 137 miliar, Jawa Barat Rp 302 miliar, Jawa Tengah Rp 07543 miliar dan Jawa Timur Rp 348 miliar.

https://www.instagram.com/kemenpupr/

Dengan demikian, menurut Hedy Rahadian yang dikutip beritabernas.com dari akun instagram Kementerian PUPR, total anggaran preservasi jalan nasional di Pantura tahun 2018-2023 mencapai Rp 6,52 triliun.

“Memang masih kurang dibanding dengan beban jalan nasional di Pantura. Untuk itu penghitungan kebutuhan anggaran preservasi jalan nasional akan dioptimalkan menggunakan program IRMS V3,” kata Hedy Rahadian dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu 12 April 2023.

BACA JUGA:

Menurut Hedy Rahadian, dDengan panjang 1.219,43 km, kemantapan Jalur Pantura mencapai 96,15 persen atau hampir 100 persen. Ada sekitar 4 persen atau 60-70 km) jalan yang dalam kondisi kurang mantap.

Penurunan kemantapan tersebut secara umum terjadi antara lain karena permasalahan banjir dan banyaknya kendaraan berat yang melalui Jalur Pantura dibanding jalan tol.

Seorang warganet, pemilik akun instagrama jakal_tampil di kolom komentar mengatakan, jalur Alas Roban paling terdampak, sehingga wajar bila di Alas Roban menjadi angka kecelakaan tertinggi. (lip)


There is no ads to display, Please add some

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *