Ratusan Anak dan Remaja dari 37 Keuskupan di Indonesia akan Mengikuti Jamnas di Mertoyudan

beritabernas.com – Sekitar 925 anak dan remaja dari 37 keuskupan di Indonesia akan mengikuti Jambore Nasional Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner Indonesia (Jamnas Sekami) di Seminari Menengah Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah, pada 4-7 Juli 2023.

Selain untuk memperingati perayaan agung ulang tahun ke-180 Sekami, Jamnas ini bertujuan untuk meningkatnya wawasan remaja dan pendamping bahwa hakikat Gereja ialah diutus untuk mewartakan sukacita Injil. Selain itu, untuk meningkatkan rasa bangga dan bahagia pada diri remaja dan pendamping yang hidup dalam kebinekaan serta berkobarnya semangat misioner pada diri remaja dan pendamping sehingga semakin bersahabat dan terlibat untuk menjadi berkat dalam situasi apa pun.

Menurut RD Yunarvian Dwi Putranto, Ketua Panitia Pelaksana (Organizing Committee/OC), dalam siaran pers yang diterima beritabernas.com, secara umum peserta Jamnas Sekami 2023 merupakan utusan dari 37 Keuskupan yang ada di Indonesia. Setiap Keuskupan diberi kuota 25 orang, yang terdiri dari Dirdios KKI, biarawan-biarawati atau religius yang aktif di Sekami dan pendamping dengan usia 20-45 tahun yang aktif dalam kegiatan Sekami, diutamakan orang muda (4 orang termasuk kaum religius bila ada, masing-masing 50 persen putra-putri) dan anak remaja (20 orang, masing-masing 50 persen putra-putri).

Latihan persiapan Jamnas Sekami 2023. Foto: Dok KKI

Para peserta Jamnas Sekami 2023 dari keuskupan-keuskupan tersebut (biarawan-biarawati, pendamping, dan remaja), menurut RD Yunarvian Dwi Putranto, akan dibaurkan ke dalam kelompok-kelompok kecil. Tiap kelompok yang beranggota sekitar 25 orang ini akan menjalani live in bersama selama kegiatan Jamnas, seperti hidup dalam sebuah keluarga.

“Kelompok ini akan disebut “bawil” atau basis wilayah, sebuah istilah yang biasa digunakan untuk pembagian kelompok tidur di Seminari Menengah Mertoyudan,” kata RD Yunarvian Dwi Putranto.

Menurut Romo Yunarvian Dwi Putranto, dalam Jamnas Sekami, anak-remaja dan animator-animatris serta imam maupun kaum religius akan berjalan bersama, mengadakan penegasan roh bersama, bersahabat dengan lebih erat dan terlibat dengan lebih penuh untuk menjadi berkat dalam kebhinnekaan.

BACA JUGA:

Dikatakan, Jamnas Sekami 2023 menjadi medan perjumpaan anak-anak remaja dan pendamping Sekami dari seluruh utusan Keuskupan di Indonesia. “Yang menjadi fokus formasi, edukasi dan animasi misioner acara ini ialah berbagi sukacita Injil dalam kebinekaan: bersahabat, terlibat, menjadi berkat,” kata Romo Yunarvian Dwi Putranto.

Menurut Romo Yunarvian Dwi Putranto, pesan ini bermula dari spiritualitas Sekami untuk berbagi Doa, Derma, Kurban dan Kesaksian (2D2K), lalu refleksi atas hakikat Gereja yang diutus mewartakan sukacita Injil di tengah konteks kehidupan sehari-hari Indonesia yang ditandai dengan kebinekaan serta gerak bersama dalam sinodalitas Gereja yang berfokus pada persekutuan, partisipasi dan misi.

Semangat Sekami ini meliputi 2D2K. “Inilah praktik cara hidup yang mau mengungkapkan moto children helping children, sebagaimana diajarkan oleh Pendiri Sekami Mgr Charles Auguste Marie de Forbin Janson (1785-1844). Tindakan berbagi menjadi roh sentral Sekami dalam menjalani setiap perutusan di mana pun dan kapan pun,” kata Romo Yunarvian Dwi Putranto. (lip)


There is no ads to display, Please add some

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *