beritabernas.com – Pengkab Percasi Kabupaten Bantul mengadakan even Menulis Pantun Nasihat secara daring berkolaborasi dengan Komunitas Gemar Menulis Indonesia (KGMI). Kegiatan ini diawali dengan pendaftaran dan masuk grup WA sampai dengan 14 Maret 2026 dilanjutkan dengan workshop.
KGMI merupakan salah satu sayap literasi dari Komunitas Yuk Menulis (KYM) pimpinan Vitriya Mardiyati yang memiliki anggota belasan ribu dari seluruh penjuru Indonesia dengan berbagai profesi.
Ketua KGMI yang juga Wakil Ketua Pengkab Percasi Bantul Sutanto menjelaskan, latar belakang diadakannya even yang baru pertama kali diadakan oleh cabang olahraga otak ini karena dalam berbagai kesempatan para tokoh yang memberikan sambutan dalam even turnamen catur sering menyelipkan sebuah pantun.
“Dalam beberapa kejuaraan selalu saja dibawakan pantun oleh tokoh publik yang memberi sampaikan. Nah berdasar pemikiran itu kami membuat even menulis bareng pantun nasihat ini,” kata Sutanto di kediamannya, Celep Srigading Sanden Bantul, Rabu 4 Maret 2026.
Baca juga:
- Sutanto Juara I Penulis Teraktif Nasional 2024
- 4 Kompetensi Mengantarkan Sutanto Raih Juara I Guru Inspiratif DIY
- Sutanto Borong 3 Penghargaan Menulis
Beberapa tokoh catur yang telah menyatakan kesiapannya untuk bersama menulis adalah, Agus Subandriyo SE MM.FA (PB Percasi), Iwan Prihastomo MF.WNP.PU (Ketua Pengda Percasi DIY), Jumariyanto ST.WN.PNP (Sekum Pengda Percasi DIY), dr Nuryasin Kurniawan Sp.B, FINAC (Ketua Pengda Percasi DIY), Muhammad Dhavid, SPt (Ketua Pengkab Percasi Bantul), Drs Ariadi, MM (Ketua Pengkab Percasi Kulon Progo), Kurniawan Fahmi MP (Ketua Pengkab Percasi GunungkiduL), Nuradi Indra Wijaya SPd (Ketua Pengkab Percasi Sleman) dan Inung Nurzani, S.Sos (Ketua Pengkot Percasi Kota Yogyakarta).
Minimal 50 peserta sudah bergabung di grup WA, baru akan dimulai workshop untuk menyamakan pemahaman tentang bentuk dan ketentuan karya yang akan dibuat. Peserta akan diberi waktu untuk membuat pantun nasihat dalam waktu sepuluh hari.
Agar pantun bisa lolos maka harus mau revisi jika memang diperlukan, sehingga karya yang dihasilkan memenuhi kualitas standar sebuah pantun. Beberapa fasilitas yang akan diperoleh adalah : E-Sertifikat Bernama bagi yang naskahnya lolos dan dibukukan, mendapatkan Materi Workshop (PDF), namanya termuat dalam buku bersama tokoh Catur.
“Jika tak ada kendala, mulai dari pengumpulan karya, edit, lay out, open order dan proses cetak diperkirakan selesai pada minggu ketiga Mei. Semoga akhir Mei atau awal Juli bukunya bisa dilaunching bersamaan dengan even catur di DIY,” kata Sutanto. (phj)
There is no ads to display, Please add some