Jamnas Sekami, Ajang Aktualisasi Jatidiri Anak dan Remaja Misioner

beritabernas.com – Jambore Nasional Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner Indonesia (Jamnas Sekami) merupakan ajang aktualisasi jatidiri anak dan remaja misioner dengan semboyan Children Helping Children dan semangat 2D2K (Doa, Derma, Kurban, Kesaksian). Jamnas Sekami 2023 digelar di Seminari Menengah Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah, 4-7 Juli 2023.

Menurut Romo Yunarvian Dwi Putranto, Ketua Panitia Pelaksana Jamnas Sekami 2023, dalam Jamnas Sekami anak-remaja dan animator-animatris serta imam maupun kaum religius berjalan bersama, mengadakan penegasan roh bersama, bersahabat dengan lebih erat dan terlibat dengan lebih penuh untuk menjadi berkat dalam kebhinnekaan.

BACA JUGA:

“Jamnas Sekami menjadi medan perjumpaan anak-anak remaja dan pendamping dari seluruh utusan
Keuskupan di Indonesia. Yang menjadi fokus formasi, edukasi dan animasi misioner acara ini ialah Berbagi Sukacita Injil dalam Kebinekaan: Bersahabat, Terlibat, Menjadi Berkat,” kata Romo Yunarvian Dwi Putranto dalam siaran pers yang diterima beritabernas.com.

Dikatakan, pesan ini bermula dari spiritualitas Sekami untuk berbagi Doa, Derma, Kurban dan Kesaksian (2D2K), lalu refleksi atas hakikat Gereja yang diutus mewartakan sukacita Injil di tengah konteks kehidupan sehari-hari Indonesia yang ditandai dengan kebinekaan serta gerak bersama dalam sinodalitas Gereja yang berfokus pada persekutuan, partisipasi dan misi.

Suasana misa pembukaan Jamnas Sekami 2023 di GOR Seminari Menengah Mertoyudan, Selasa 4 Juli 2023. Foto: Philipus Jehamun/ beritabernas.com

Tema Jamnas Sekami 2023: Berbagi Sukacita Injil dalam Kebinekaan: Bersahabat, Terlibat, Menjadi Berkat bisa dideskripsikan ke dalam beberapa gagasan visi formasi misioner. Semangat berbagi merupakan spiritualitas atau semangat Sekami. Dalam hal ini setiap anak adalah seorang “misionaris bagi Yesus”. Semangat Sekami yang meliputi doa, derma, kurban dan kesaksian merupakan praktik cara hidup yang mau mengungkapkan moto children helping children (anak membantu anak), sebagaimana diajarkan oleh Bapak Pendiri SEKAMI Mgr Charles Auguste Marie de Forbin Janson (1785-1844).

“Tindakan berbagi menjadi roh sentral Sekami dalam menjalani setiap perutusan, di mana pun dan kapan pun. Pada gelaran Jamnas Sekami 2023, spiritualitas yang lahir sekitar 180 tahun yang lalu itu didalami dan disiarkan kembali agar menjadi gerakan hidup bagi anak-anak remaja maupun pendamping Sekami,” kata Romo Yunarvian Dwi Putranto.

Misa pembukaan Jamnas Sekami 2023. Foto: Philipus Jehamun/ beritabernas.com

Menurut Romo Dwi Putranto, sukacita Injil memiliki dan mewartakan “Sukacita Injil” menunjuk pada hakikat Gereja yang senantiasa ada dalam perutusan untuk meneruskan sukacita yang diterima dari Tuhan
Yesus. Untuk itu, di sini ditekankan pentingnya kesadaran “memiliki” dan “mewartakan” sukacita Injil.

Sukacita tersebut memenuhi hati dan hidup seseorang karena perjumpaannya dengan Yesus. “Bersama Kristus, sukacita senantiasa dilahirkan baru,” demikian Romo Dwi Putranto mengutip Paus Fransiskus dalam seruan apostolik Sukacita Injil (Evangelii Gaudium 1). (lip)


There is no ads to display, Please add some

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *