Paguyuban ASN, TNI/Polri Kristiani Kabupaten Sleman Ikuti Pembinaan Rohani

beritabernas.com – Ratusan anggota Paguyuban ASN, TNI/Polri Kristiani, baik Katolik maupun Kristen Kabupaten Sleman mengkuti pembinaan rohani di Gedung Serbaguna Jalan Turgo Komplek Pemerintahan Kabupaten Sleman, Jumat 31 Maret 2023.

Kegiatan yang dihadiri HY Aji Wulantara, Assek 1 Pemkab Sleman, PNS/ASN, TNI/Polri dan para guru di Kabupaten Sleman ini dalam rangka menyambut perayaan Paskah dan Doa Syukur Hari Jadi ke-107 Kabupaten Sleman.

St Haenry Dharma Widjaja, Ketua Paguyuban, dalam rilis yang diterima beritabernas.com, Sabtu 1 April 2023, mengatakan, pembinaan Rohani Kristiani ini dilaksanakan dalam rangka menyambut perayaan Paskah sekaligus dukungan doa dari PNS/ASN, TNI/Polri dan para guru yang Kristiani di Kabupaten Sleman untuk peringatan Hari Jadi ke-107 Kabupaten Sleman.

FX Winarto (moderator) mendampingi Romo FX Sukendar Wignyasumarta Pr dan Pendeta Agung Budiarka. Foto: Dok Panitia

Sementara Romo FX Sukendar Wignyasumarta Pr, Pastor Paroki Gereja Katolik Hati Kudus Tuhan Yesus, Pugeran, mengajak pesert untuk merenungkan tema Aksi Puasa Pembangunan (APP) 2023 yakni Tinggal dalam Kristus Hadirkan Damai Bagi Sesama dan Alam.

Menurut Romo Kendar, kita diundang menjadi seperti Yesus Kristus, menghidupi kekudusan melalui pembaptisan yang sudah diterima sehingga dapat ambil bagian untuk mengembangkan Kabupaten Sleman semakin nyawiji dan murakabi.

“Kekudusan dimulai dari diri sendiri, melalui tugas pekerjaan sebagai guru, kepala dinas, TNI/Polri atau juga sebagai suami, istri, orangtua, anak dalam keluarga,” kata Romo Kendar. 

Dalam dialog yang dipandu FX Winarto, Guru Pendidikan Agama Katolik SD Model Sleman, Romo Kendar juga menyampaikan beberapa hal tentang menjadi murid Yesus yang berpedoman pada 5 Sabda Bahagia dan 5 ciri kekudusan di dunia.

HY Aji Wulantara,Assek I Pemkab Sleman, didampingi St Haenry Dharma Widjaja (Ketua Paguyuban) memberikan bantuan solidaritas kepada perwakilan TK Indriasana, Morangan, Triharjo, Sleman dan Gereja Baptis Indonesia Bukit Zaitun, Balangan, Cangkringan, Sleman. Foto: Dok Panitia

Kelima Sabda Bahagia dan ciri kekudusan itu adalah ketekunan, kesabaran dan kelemahlembutan; sukacita, keberanian dan semangat dalam Tuhan; kebersamaan dalam komunitas; dan dorongan menjalin relasi yang dekat dalam doa dan adorasi.

Sementara Pendeta Agung Budiarka, GKJ Kebon Agung, mengatakan bahwa kita diciptakan satu sama lain secara berbeda. Sebagai ranting, kita harus tinggal dalam pokok pohon sehingga kita dapat berubah dan memberikan kesegaran bagi banyak orang.

St Haenry Dharma Widjaja, Ketua Paguyuban, menyampaikan sambutan. Foto: Dok Panitia

“Kita adalah surat-surat Kristus yang ditulis Allah melalui Roh Kudus. Hidup kita menjadi warta bagi orang lain,” kata Pendeta Agung.

Pada akhir acara, Asisten I Bupati Kabupaten Sleman didampingi Ketua Paguyuban menyerahkan aksi solidaritas kepada TK Indriasana, Murangan, Triharjo, Sleman dan Gereja Baptis Indonesia Bukit Zaitun, Balangan, Cangkringan, Sleman. (*/lip)


There is no ads to display, Please add some

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *