Uskup Agung Semarang: Pemilu jadi Kesempatan Memilih Pemimpin secara Cerdas dan Bijaksana

beritabernas.com – Uskup Keuskupan Agung Semarang Mgr Robertus Rubiyatmko mengatakan, Pemilu merupakan kesempatan untuk secara cerdas dan bijaksana memilih para pemimpin dan wakil rakyat yang sungguh mampu dan mau, dengan seluruh ketulusan dan totalitas, mengawal dan mewujudkan keempat visi menuju Indonesia Maju.

Selain itu, menurut Uskup Keuskupan Agung Semarang, dalam Pemilu perlu kita tempatkan dan perjuangkan semangat persaudaraan, semangat paseduluran sebagai sesama warga bangsa. Karena itu, merupakan tugas kita bersama untuk terlaksananya Pemilu yang demokratis dan damai demi kesatuan Negara Republik Indonesia.

“Saya mengajak dan mendorong Anda semua untuk menjadi warga Gereja dan Bangsa Indonesia yang peduli dan bertanggungjawab dengan berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Pemilu damai. Kita datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk menggunakan hak pilih. Aja nganti golput, jangan sampai tidak
menggunakan hak pilih kita,” kata Uskup Keuskupan Agung Semarang Mgr Robertus Rubiyatmko dalam surat gembala menyambut HUT ke-78 Kemerdekaan RI yang dibacakan dalam misa di Gereja St Petrus dan St Paulus Babadan, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Minggu 13 Agustus 2023.

Surat gembala tertanggal 1 Agustus 2023 ini dikeluarkan Uskup Keuskupan Agung Semarang untuk menyambut HUT ke-78 Kemerdekaa RI pada 17 Agustus 2023.

Uskup KAS Mgr Robertus dalam misa raya. Foto: Dok beritabernas.com

Munurut Uskup Keuskupan Agung Semarang, bagi yang sudah terpilih menjadi panitia penyelenggara pemilihan mulai dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) di TPS-TPS hingga Komisioner KPU dan Bawaslu Nasional, hendaknya bekerja dengan penuh integritas. Kecurangan, intimidasi atau menakut-nakuti,
pemaksaan dan kecurangan dalam pemilu sangat tidak dibenarkan, karena melukai kepercayaan masyarakat dan menodai semangat Pemilu yang luber jurdil (langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan
adil).

Terkait tema HUT ke-78 Kemerdekaan RI yang ditetapkan pemerintah yakni Terus Melaju untuk Indonesia Maju, meurut Mgr Robertus, terasa menjadi sangat cocok dan nyambung dengan tekad kita membangun bangsa menuju Indonesia Maju 2045.

Kesadaran bersama ini harus benar-benar tertanam di hati seluruh warga bangsa agar, di tengah persiapan menyambut Tahun Pemilu Serentak 2024, jangan sampai kita dipecahbelah oleh kepentingan sesaat yang berorientasi pada kekuasaan semata.

Sebab, keterpecahan persaudaraan sebagai bangsa hanya akan mengganggu perjalanan mewujudkan cita-cita Indonesia Maju 2045 yang 4 pilar visinya sudah ditetapkan oleh pemerintah yaitu pembangunan manusia serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, pembangunan ekonomi berkelanjutan, pemerataan pembangunan dan pemantapan ketahanan nasional dan tata kelola kepemerintahan.

“Pemilu semestinya menjadi sarana untuk mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang demokratis. Pemilu merupakan kesempatan untuk secara cerdas dan bijaksana memilih para pemimpin
dan wakil rakyat yang sungguh mampu dan mau, dengan seluruh ketulusan dan totalitasnya, mengawal dan mewujudkan keempat visi menuju Indonesia Maju tersebut. Perlu kita ingat dan perjuangkan bahwa di atas Pemilu itu harus kita tempatkan semangat persaudaraan, semangat paseduluran, sebagai sesama warga bangsa. Maka merupakan tugas kita bersama untuk terlaksananya Pemilu yang demokratis dan damai demi kesatuan Negara Republik Indonesia,” kata Mgr Robertus.

Uskup Keuskupan Agung Semarang mengajak umat Katolik untuk mendukung upaya-upaya baik yang dilakukan oleh pemerintah dalam mewujudkan pembangunan bagi kemajuan bangsa. Selain itu, kita tingkatkan semangat kebangsaan dengan mewujudkan secara konsisten prioritas garapan ketiga dalam ARDAS KAS, yaitu meningkatkan semangat kebangsaan.

BACA JUGA:

Di akhir surat gembala dalam rangka memperingati HUT ke-78 Kemerdekaan RI, Mgr Robertus mengajak seluruh umat Allah di Keuskupan Agung Semarang, untuk dengan penuh ketekunan dan ketulusan melanjutkan usaha-usaha konkret untuk hadir dan berkarya bersama masyarakat dalam membangun negara dan bangsa yang Anda lakukan selama ini.

“Marilah kita bersama terus berdoa bagi bangsa Indonesia agar tetap dianugerahi semangat persatuan, persaudaraan dan kerukunan, terlebih dalam mempersiapkan dan melaksanakan Pemilu Serentak 2024 yang sedang berproses. Kita mohon kepada Tuhan agar Pemilu dapat dilaksanakan dengan mengedepankan rasa hormat satu sama lain sehingga benar-benar berjalan dengan damai serta menghasilkan pemimpin bangsa yang siap menegakkan keempat konsensus hidup berbangsa dan bernegara,” tulis Mgr Robertus dalam surat gembala seraya mengajak umat untuk menggelorakan semangat kemerdekaan agar kita dapat melaju dengan kencang mewujudkan impian Indonesia maju. (lip)

SURAT GEMBALA
USKUP AGUNG SEMARANG
PERAYAAN 78 TAHUN KEMERDEKAAN INDONESIA
Dibacakan/diterangkan tanggal 12 dan 13 Agustus 2023
Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga
“TERUS MELAJU UNTUK INDONESIA MAJU”
Saudara-Saudariku, Umat Allah di Keuskupan Agung Semarang yang
terkasih,
Kita akan memperingati hari ulang tahun ke-78 kemerdekaan bangsa
kita, Republik Indonesia. Pemerintah telah menetapkan tema perayaan
tahun ini: “Terus Melaju untuk Indonesia Maju”. Tema ini menyatakan
suatu tekad dan sekaligus ajakan kepada seluruh anak bangsa untuk
melanjutkan capaian-capaian pembangunan yang telah diperjuangkan
hingga sekarang ini guna mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai
negara maju pada tahun 2045.
Menjaga keberlanjutan pembangunan tidak berarti menolak terjadinya
atau adanya perubahan. Demikian pula sebaliknya, mengusahakan
perubahan tidak berarti membuang semua hal baik yang telah
dihasilkan di masa lalu. Terus melaju menegaskan semangat bersama
untuk mengakselerasi atau mempercepat lajunya pembangunan yang
sudah kita jalani. Percepatan pembangunan ini dimaksudkan demi
rakyat Indonesia yang semakin sejahtera, adil dan makmur
berlandaskan Pancasila.
Melanjutkan gerak pembangunan dan kebangkitan pada era endemi
Covid-19, adalah upaya yang tepat. Inilah saatnya untuk benar-benar
2
bersatu dan bersinergi dalam satu irama, satu asa atau harapan, dan
satu bangsa demi Indonesia maju. Bukan saatnya lagi untuk
memikirkan hanya kepentingan pribadi, kelompok atau golongan
sendiri, melainkan untuk Indonesia seluruhnya. Kita seluruh anak
bangsa mesti saling bergandengan tangan dan bersama-sama
bergotong-royong demi kesejahteraan rakyat dan demi tersedianya
sumber daya unggul, hingga kita sungguh-sungguh siap berkompetisi
di panggung dunia.
Saudara-Saudari terkasih dalam Kristus,


Tema perayaan kemerdekaan kali ini terasa menjadi sangat cocok dan
nyambung dengan tekad kita membangun bangsa menuju Indonesia
Maju 2045. Kesadaran bersama ini harus benar-benar tertanam di hati
seluruh warga bangsa agar, di tengah persiapan menyambut Tahun
Pemilu Serentak 2024, jangan sampai kita dipecahbelah oleh
kepentingan sesaat yang berorientasi pada kekuasaan semata.
Keterpecahan persaudaraan sebagai bangsa hanya akan mengganggu
perjalanan mewujudkan cita-cita Indonesia Maju 2045 yang empat
pilar visinya sudah ditetapkan oleh Pemerintah yaitu:
1) pembangunan manusia serta penguasaan ilmu pengetahuan dan
teknologi,
2) pembangunan ekonomi berkelanjutan,
3) pemerataan pembangunan, dan
4) pemantapan ketahanan nasional dan tata kelola kepeme-
rintahan.
Pemilu semestinya menjadi sarana untuk mewujudkan kehidupan
berbangsa dan bernegara yang demokratis. Pemilu merupakan
kesempatan untuk secara cerdas dan bijaksana memilih para pemimpin
dan wakil rakyat yang sungguh mampu dan mau, dengan seluruh
ketulusan dan totalitasnya, mengawal dan mewujudkan keempat visi
menuju Indonesia Maju tersebut. Perlu kita ingat dan perjuangkan
bahwa diatas Pemilu itu harus kita tempatkan semangat persaudaraan,
semangat paseduluran, sebagai sesama warga bangsa. Maka
merupakan tugas kita bersama untuk terlaksananya Pemilu yang
demokratis dan damai demi kesatuan Negara Republik Indonesia.
3
Karena itu, Saudara-saudari, saya mengajak dan mendorong Anda
semua untuk menjadi warga Gereja dan Bangsa Indonesia yang peduli
dan bertanggungjawab dengan berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan
Pemilu damai. Kita datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk
menggunakan hak pilih kita. Aja nganti golput; jangan sampai tidak
menggunakan hak pilih kita.
Bagi yang sudah terpilih menjadi panitia penyelenggara pemilihan
mulai dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) di TPS-TPS hingga
Komisioner KPU dan Bawaslu Nasional, hendaknya semua bekerja
dengan penuh integritas. Kecurangan, intimidasi atau menakut-nakuti,
pemaksaan, dan kecurangan dalam pemilu sangat tidak dibenarkan,
karena melukai kepercayaan masyarakat dan menodai semangat
Pemilu yang Luber jurdil (langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan
adil).
Saudara-Saudariku terkasih dalam Kristus,
Sabda Tuhan yang kita dengar pada Hari Raya Bunda Maria Diangkat
ke Surga hari ini mengajak kita untuk tidak henti-hentinya memuliakan
Allah yang telah berkenan memperhatikan kerendahan para hamba-
Nya, yaitu kita semua. Ia telah melimpahkan segala yang baik kepada
semua yang lapar (Injil). Dalam semangat pujian Maria ini kita
bersyukur bahwa Allah sangat memperhatikan semua yang telah
berjuang demi kebaikan seluruh masyarakat, terutama di masa-masa
kritis ketika kita diguncang oleh badai pandemi Covid-19. Kini kita
telah berangsur-angsur dipulihkan oleh Tuhan. Saatnyalah kita
membangun negeri ini sebagai tanda syukur kita pada Tuhan.
Penulis Kitab Wahyu (bacaan pertama) juga mengajak kita untuk
menghaturkan pujian kepada Allah, karena Ia telah hadir dengan kuasa
ilahi-Nya dan memberikan keselamatan kepada kita. Kuasa Kerajaan
Allah dinyatakan melalui kata-kata keselamatan, kuasa dan
pemerintahan yang ilahi. Allah benar-benar menganugerahkan
keselamatan kepada seluruh ciptaan-Nya.
Dipenuhi rasa syukur atas kasih Allah marilah kita rayakan peringatan
Kemerdekaan Bangsa kita. Kita dukung upaya-upaya baik yang
4
dilakukan oleh Pemerintah dalam mewujudkan pembangunan bagi
kemajuan bangsa. Kita tingkatkan semangat kebangsaan dengan
mewujudkan secara konsisten prioritas garapan ketiga dalam ARDAS
KAS, yaitu meningkatkan semangat kebangsaan.
Saudara-saudariku terkasih dalam Kristus,
Di akhir Surat Gembala dalam rangka memperingati 78 tahun
Indonesia merdeka ini, saya mengajak Anda semua, seluruh umat
Allah di Keuskupan Agung Semarang, untuk dengan penuh ketekunan
dan ketulusan melanjutkan usaha-usaha konkret untuk hadir dan
berkarya bersama masyarakat dalam membangun negara dan bangsa
yang Anda lakukan selama ini.
Marilah kita bersama terus berdoa bagi bangsa Indonesia agar tetap
dianugerahi semangat persatuan, persaudaraan dan kerukunan, terlebih
dalam mempersiapkan dan melaksanakan Pemilu Serentak 2024 yang
sedang berproses. Kita mohon kepada Tuhan agar Pemilu dapat
dilaksanakan dengan mengedepankan rasa hormat satu sama lain
sehingga benar-benar berjalan dengan damai serta menghasilkan
pemimpin bangsa yang siap menegakkan keempat konsensus hidup
berbangsa dan bernegara.
Akhirnya, mari kita gelorakan semangat kemerdekaan agar kita dapat
melaju dengan kencang mewujudkan impian Indonesia maju.
DIRGAHAYU INDONESIA KITA !!!
Berkah Dalem.
Semarang, 1 Agustus 2023
Pw. Santo Alfonsus Liguori, Uskup dan Pujangga Gereja
† Mgr. Robertus Rubiyatmoko
Uskup Keuskupan Agung Semara


There is no ads to display, Please add some

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *